Rabu, 04 Desember 2013

Mengelola dan memproses penjualan secara efektif adalah bagian utama dari berjalannya bisnis yang efisien. Modul Sales & Distribution pada SAP (SAP SD), yang merupakan bagian dari Sistem Aplikasi SAP, yang membuat proses penjualan mudah. Mulai dari tugas-tugas sebelum penjualan sampai distribusi barang atau jasa, modul SD mempengaruhi hampir semua penjualan berdasarkan langkah-langkah dan dokumentasi. Pada dasarnya, sebagian besar data penjualan diproses dalam pesanan penjualan, dimana dibuat untuk memberi otorisasi penjualan barang, tetapi juga berfungsi sebagai dokumen audit internal di lain waktu. Modul SD mengotomatiskan banyak pekerjaan, yang menghemat waktu dan mencegah kesalahan dan kecerobohan pengguna akhir. Berikut ini merupakan proses bisnis pada modul SD pada SAP :
 Proses menjual dan mendistribusikan barang atau jasa dimulai dengan interaksi awal antara pelanggan dan penjual.  Hal ini berakhir setelah produk yang dibeli telah dikirim/disampaikan. Proses Pertama yaitu membuat Quotation (sebuah kutipan) yang berisi informasi mengenai barang atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan, harga, dan informasi pendukung.  Kemudian membuat Sales order dengan atau tanpa referensi dari dokumen sebelumnya. Sales Order ini dilakukan setelah penjualan telah dikonfirmasi oleh pelanggan, maka pesanan penjualan disusun untuk membantu dalam pengolahan pesanan. Dengan selesainya order penjualan, modul lainnya dapat memanfaatkan data nya untuk menyelesaikan proses penjualan.
Membuat document pengiriman dimana barang secara fisik telah diterima. Mengubah dokumen pengiriman sehingga mencerminkan pengambilan (picking). Lalu, proses selanjutnya mengubah dokumen pengiriman hingga mencerminkan Hasil Goods Issue. Sebelum, barang secara fisik dikirim maka diperlukan memo Kredit atau debit dengan atau tanpa referensi dokumen sebelumnya. Setelah itu, membuat Dokumen pembayaran  lalu mencetak faktur atau tagihan biaya (invoice).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar