Kamis, 12 Desember 2013

Ketika organisasi mampu memenuhi keinginan pegawai tersebut menurut teori Maslow dan memacu produktivitas kerja pegawai karena organisasi melihatnya sebagai Teori Y Mc Gregor, maka disinilah letak strategis sebuah pengembangan sumber daya manusia kearah yang lebih baik. Kemudian, tidak jarang dalam organisasi kita dihadapkan pada karakter pegawai dengan tipe X sehingga pihak manajemen atau pimpinan organisasi dapat mencari tahu letak permasalahannya berada pada area yang mana dari teori kebutuhan Maslow yang memungkinkan tidak terpenuhi dari pegawai tersebut. Kebutuhan karena tuntutan hidup jika dikaitkan dengan gaji PNS saat ini sangat terbatas jumlahnya untuk dapat memenuhi kesejahteraan pegawai sehingga dibutuhkan kejelian organisasi untuk mengatasi masalah ini. Saat ini, misalnya di LAN dan BKN telah diberlakukan remunerasi sebagai bukti bahwa reformasi birokrasi telah berjalan. Remunerasi merupakan pemberian tunjangan kinerja bagi setiap PNS yang bekerja dengan baik berdasarkan hasil evaluasi jabatan. Remunerasi mempunyai dampak yang secara nyata dapat dirasakan oleh organisasi karena pegawai dengan tipe X tersebut dipaksa untuk masuk dalam sebuah system yang dapat mengubah perilaku PNS untuk lebih disiplin mengingat indicator remunerasi saat ini adalah kinerja dan disiplin kehadiran. Budaya kerja yang malas yang selama ini terlihat kemudian berubah menjadi lebih rajin yang pada akhirnya kemudian budaya rajin ini dulunya hanya terpaksa kemudian menjadi sebuah mindset untuk rajin dengan tidak terpaksa. Contoh lain, pegawai yang bekerja dalam lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hingga tahun 2013, melalui kebijakan Gubernur Sul-Sel, pegawai yang bekerja dalam lingkup provinsi diberikan tunjangan kinerja yang cukup tinggi sehingga tidak dapat dipungkiri hampir begitu banyak pegawai dari kabupaten dan kota yang ingin migrasi ke provinsi bekerja. Dorongan ini atau motivasi ini membuktikan bahwa saat ini PNS kita masih membutuhkan tambahan tunjangan untuk kesejahtraannya. Motivasi yang diberikan oleh gubernur dalam bentuk reward kepada pegawainya adalah contoh nyata menunjukkan bahwa motivasi kerja mempunyai korelasi positif dengan pengembangan semangat kerja dan produktivitas kerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar