Rabu, 11 Desember 2013


Dale yoder, mengutip pula pendapat Edwin B. Geister yang telah membandingkan aneka warna definisi Manpower Planning ( Perencanaan SDM ) dimana disimpulkan bahwa dalam Perencanaan tenaga Kerja, harus secara jelas diakui pentingnya hal-hal sebagai berikut :

1.        Penggunaan yang efektif

2.        Perkiraan kebutuhan

3.        Pengembangan kebijakan dan program untuk memenuhi kebutuhan, dan

4.        Mereview dan mengawasi proses keseluruhan

Selanjutnya, dikatakan bahwa sasaran Perencanaan SDM adalah untuk memastikan bahwa organisasi :

1.        Mendapatkan dan mempertahankan kuantitas dan kualitas SDM yang diperlukan,

2.        Mampu mengantisipasi masalah-masalah yang muncul dari potensi kelebihan atau kekurangan SDM

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Perencanaan Tenaga Kerja (SDM) merupakan suatu proses peramalan, penentuan, pengembangan kebijakan / program, pengimplementasian, dan pengontrolan terhadap kebutuhan sumber daya manusia, baik kuantitas maupun kualitas yang diperlukan organisasi, sehingga pelaksanaannya berinteraksi dengan rencana organisasi yang menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian jumlah pegawai, penempatan posisi pegawai secara benar, dan pada waktu yang tepat, sehingga akan secara otomatis menjadi lebih bermanfaat (efektif) bagi organisasi untuk terus mencapai tujuannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar