Kamis, 07 November 2013

Menambahkan field untuk SAP Infotype standar atau Adding fields to SAP Standard Infotype.

Standar infotype dari SAP dapat kita ketahui dari nama infotype tersebut. Jika berawalan selain angka 9, maka infotype tersebut merupakan infotype standar. Contoh, jika nama infotype tersebut 9100, maka infotype tersebut adalah infotype customizing / buatan sendiri.

Dalam beberapa hal, kadang kita membutuhkan penambahan field pada infotype standar SAP-nya, seperti untuk kelengkapan data yang harus disimpan, dll. SAP memungkinkan kita untuk menambahkan kolom/field tambahan untuk setiap infotype standar-nya.
Infotype akan kita jumpai pada SAP-HR, dan tidak pada modul SAP lainnya, hal ini yang membuat SAP-HR sedikit berbeda.

Dengan menggunakan t-code PM01, (jika ada message bahwa infotype tsb tdk bisa di enhance, gunakan t-code PPCI), terdapat beberapa pilihan tab, yaitu :
1. Create Infotype
2. Copy Infotype
3. Enhance Standard Infotypes
4. Enhance List Screen
5. Delete Non-Standard Infotype
6. Fast Entry for Actions

Misal, untuk menambahkan field ZZSPINST dan ZZBACS pada standar infotype, pilih no 3 dari pilihan yang ada di atas, setelah menentukan infotype berapa yang akan dienhance, misal : infotype 1, yaitu 0001, klik tombol "All", agar SAP secara otomatis membuatkan program struktur include-nya, yaitu "Cl_0001″.

Rabu, 06 November 2013

Menurut Sondang P. Siagian (2003:75) dalam buku Teori & Praktek Kepemimpinan. Ciri-ciri yang menyatakan bahwa seorang pemimpin efektif, yaitu :
1. Pengetahuan umum yang luas,
1. Kemampuan untuk bertumbuh dan berkembang,
2. Sifat inkuisitif,
3. Kemampuan analistik,
4. Daya ingat yang kuat,
5. Kapasitas integratif,
6. Ketrampilan berkomunikasi secara efektif,
7. Ketrampilan mendidik,
8. Memiliki rasionalitas yang tinggi,
9. Memiliki obyektifitas yang baik,
10. Bersifat pragmatisme (mau menerima kenyataan yang ada),
11. Memiliki kemampuan menentukan skala prioritas,
12. Kemampuan membedakan yang urgen dan yang penting,
13. Rasa tepat waktu,
14. Memiliki rasa kohesi yang tinggi (mampu menjaga dan memelihara
kekompakan tim kerjanya),
15. Memiliki naluri relevansi yang tinggi,
16. Mampu menjadi teladan,
17. Bersedia menjadi pendengar yang baik,
18. Memiliki adaptabilitas (tanggap terhadap perubahan yang terjadi dan
mampu menyesuaikan diri) yang baik,
19. Memiliki fleksibilitas (kelenturan) yang baik,
20. Ketegasan,
21. Keberanian,
22. Orientasi masa depan,
23. Memiliki sikap yang antisipatif (bersifat proaktif).

Selasa, 05 November 2013

Peter F. Drucker (1996) dalam bukunya mengenai The Leader of The Future lebih menekankan mengenai bagaimana hendaknya seorang pemimpin bersikap dalam menghadapi dunia di masa yang akan datang. Dia mengatakan bahwa pemimpin yang efektif tidak hanya sekedar mendelegasikan kepada anak buahnya. Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kepemimpinan harus dipelajari dan dapat dipelajari.
Gaya kepemimpinan mencerminkan apa yang dilakukan oleh pemimpin dalam mempengaruhi pengikut untuk merealisasikan visinya. Fred Luthans dalam bukunya Wirawan (2002:80), menyatakan bahwa gaya kepemimpinan adalah cara pemimpin mempengaruhi para pengikutnya yang disesuaikan dengan faktor budaya. Pola pikir Robert Tannenbaum dan Warren H dalam bukunya Wirawan (2002:98) memiliki teori dengan model gaya kepemimpinan berbagi kekuasaan. Model ini disusun dengan asumsi bahwa kepemimpinan merupakan proses interaksi kekuasaan antara pemimpin dan para pengikutnya. Hubungan tersebut didasarkan pada tinggi rendahnya kebebasan penggunaan kekuasaan oleh pemimpin dan tinggi rendahnya kebebasan pengikut untuk menggunakan kekuasaan mereka dalam interaksi kepemimpinan. Kebebasan mempergunakan kekuasaan diaplikasikan oleh pemimpin dan para pengikutnya untuk berinisiatif, mengembangkan dan menggunakan kreativitas dan inovasi, mengambil keputusan, menggunakan teknik mempengaruhi, dan menyusun pola komunikasi.
Setiap pemimpin pada dasarnya memiliki perilaku yang berbeda dalam memimpin para pengikutnya. Perilaku para pemimpin ini secara singkat disebut gaya kepemimpinan (Leadership style). Gaya kepemimpinan merupakan suatu cara pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya yang dinyatakan dalam bentuk pola tingkah laku atau kepribadian.

Senin, 04 November 2013

Usia
Secara umum orang berusia muda cenderung memiliki sifat yang dinamis dan idealis. Sebaliknya semakin bertambah usia seseorang cenderung pula mengurangi kemampuannya berpikir dan bekerja lebih keras. Tentunya hal ini tidak selalu berlaku pada setiap orang.
Fisik, Mental dan Pikiran (Intelektual)
Setiap manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang unik, artinya tidak ada satupun manusia yang memiliki keberadaan yang sama satu dengan lainnya. Perbedaan ini terlihat dari fisik (tubuh) , mental dan pikirannya yang akhirnya mempengaruhi kepribadiannya.
Pendidikan
Salah satu faktor yang membentuk kehidupan manusia adalah pendidikan yang pernah diterimanya, baik di lembaga pendidikan yang bersifat formal maupun informal. Semakin tinggi pendidikan yang pernah diterima seseorang, umumnya akan semakin menambah wawasan dan kemampuannya.
Kematangan
Proses waktu cenderung akan membentuk kematangan atau kedewasaan seseorang, semakin ia belajar akan kesalahan-kesalahan dan berusaha untuk memperbaikinya, semakin ia bertambah dewasa untuk mengerti banyak hal.
Latar Belakang Kehidupan
Kehidupan manusia dimulai dan diakhiri dengan latar belakang yang berbeda satu dengan lainnya. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh latar belakang budaya. Nilai dan norma yang berbeda. Yang pada intinya dapat bersumber dari keluarga, kerabat, teman dan masyarakat secara umum.

Sabtu, 02 November 2013

PENGERTIAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

A. PENGERTIAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah
pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat
menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau
dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department. Menurut A.F. Stoner
manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan
untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk
ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.

Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain sistem perencanaan,
penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja,
kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya
manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara
langsung sumber daya manusianya.

Berikut ini adalah pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) menurut para ahli:

1. Menurut Melayu SP. Hasibuan.

MSDM adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan
efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.

2. Menurut Henry Simamora

MSDM adalah sebagai pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian balasan jasa
dan pengelolaan terhadap individu anggota organisasi atau kelompok bekerja.
MSDM juga menyangkut desain dan implementasi system perencanaan, penyusunan
personalia, pengembangan karyawan, pengeloaan karir, evaluasi kerja, kompensasi karyawan
dan hubungan perburuhan yang mulus.

3. Menurut Achmad S. Rucky

MSDM adalah penerapan secara tepat dan efektif dalam proses akusis, pendayagunaan,
pengemebangan dan pemeliharaan personil yang dimiliki sebuah organisasi secara efektif
untuk mencapai tingkat pendayagunaan sumber daya manusia yang optimal oleh organisasi
tersebut dalam mencapai tujuan-tujuannya.

Jumat, 01 November 2013

Kolaborasi antara SAP dan penyedia perangkat lunak terkait memastikan bahwa solusi bisnis SAP dan sistem aplikasi lainnya dapat dikomunikasikan dengan lancar. Program mitra software SAP menyediakan penyedia perangkat lunak dengan standar, yang didefinisikan antarmuka. Antarmuka ini dapat digunakan untuk produk tambahan yang terintegrasi mulus ke solusi SAP. Mitra layanan dukungan pelanggan kami selama pemilihan, implementasi, dan penggunaan operasi dari produk SAP. Keterlibatan sosial Sebagai penyedia global terkemuka dan perusahaan perangkat lunak, SAP memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa proses bisnis yang halus dan transparan. Untuk alasan ini, keterlibatan sosial merupakan komponen penting dari strategi perusahaan SAP. Jelaskan SAP Menawarkan Produk Ikhtisar Produk SAP menawarkan palet besar produk untuk perusahaan dari semua ukuran. SAP menyediakan produk scalable yang dapat disesuaikan dengan ukuran dan terus berubah proses perusahaan. mySAP Business Suite menawarkan solusi perangkat lunak yang fleksibel untuk perusahaan besar yang memiliki sejumlah besar pengguna dan proses yang terus berubah. Akuntansi, sumber daya manusia, dan logistik adalah jantung dari setiap perusahaan